Video Bar

Loading...
Showing posts with label curhat. Show all posts
Showing posts with label curhat. Show all posts

Thursday, January 03, 2008

My water revenge!

Stay in a rent house in many years, sometimes make me feel uncomfortable to do my washing time, as wash my dishes, clothes, or even when I have to fulfill my water sink.

That's all because the owner of the rent house doesn't like the "Contractor" as me turn the pump longer than 30- 60 minutes, even the water flow is very weak that cannot even fulfill my medium-dimension sink, so, even I haven't done with my washing time, if the time of 60 minute is up, he turn that machine off immediately. I feel a little humiliated with it, but I cannot do nothing even to protest it, because I don't want to make any argue. So, in those years, I have never used my washing machine because of the limited water that he made.

But now, I feel very thankful with my god, cause he give me a hugh gift that finally my husband got the opportunity to buy a home, which was a big dream from the early time we become a husband and wife.

So now, I really enjoy my time to wash, not to afraid of lack of water no more, and most of all, now I can wash my clothes with my washing machine!

Monday, April 23, 2007

14 digit

Suatu ketika, gue beli 2 voucher isi ulang hp senilai 50.000 dan 100.000 perak, dan sesampe dirumah, gue langsung mengisikan pulsa yang 50.000 perak ke hp gue, dimana waktu itu gue menggosok panel penutup 14 digit kode pulsa dengan menggunakan kuku , maklum pemalesan mo nyari logaman dulu neh, dan pengisian pulsa no. gue pun sukses. Akan tetapi, ketika melakukan hal yang sama pada panel penutup voucher yang 100.000 untuk gue isi'in ke no. laki gue, lo kok 14 digit yang dicari gak ada?! Gue panik agak tidak kepalang, lantaran ada sedikit kengerian bahwa voucher yang gue beli emang gak ada kode pulsa nya.

Langsung waktu itu gue balik lagi ke tempat pembelian voucher, ngelaporin apa yang telah terjadi dengan si voucher dengan sikap yang tetep dibuat tenang dan terkendali, khas gue, pada si petugas. Setelah dia per'ati'in, ternyata dia mendapatkan bahwa ada kesalahan cara penggosokan pada panel penutup, yaitu diawal dengan menggosok terlalu kuat dari bagian sisi luar panel, sehingga menyebabkan plastik yang memuat 14 digit kode pulsa ikut terangkat dengan bersihnya.

Agak2 nyesel n malu juga gue dibikinnya, gara2 sok tertib ngegosok dari sisi paling luar dulu, bukan langsung dari tengah panel. Lalu si petugas voucher pun ngasih solusi supaya gue dateng langsung ke kantor cs operator no. gue dengan membawa voucher yang terhapus tersebut, dimana untungnya lokasi kantor operator itu masih terbilang dekat dengan tempat tinggal gue.

Keesokan harinya, sesudah ngater anak gue ke sekolah, gue berangkat ke kantor CS tersebut, disana gue dilayanin dengan cukup friendly dan menenangkan, dimana setelah si CS mencatat barcode yang ada pada voucher, dia berjanji akan mencarikan kode yang hilang, lalu akan menghubungi no.hp. laki gue untuk memberi tahukan no. kode tersebut paling cepat selama 24 jam dari sejak gue melaporkan hal itu. Maka setelah mendengarkan penjelasan tersebut guepun pulang dengan hati tenang, lalu memberitakan hasil pelaporan itu ke laki gue.

Tapi kebingungan sempat kembali terjadi ketika di sore hari laki gue pulang dia bilang bahwa dia sama sekali belum mendapatkan telpon dari CS tersebut. Mendengarnya gue lagi2 deg2an karena dari sejak awalnya gue sudah merasa salah, gue jadi tambah ngerasa salah dengan pertanyaan2 yang cukup "mendalam" dari laki gue tentang pertemuan gue dengan si CS hari sebelumnya, dan pada akhirnya kami berdua pun pasrah dan bertawakal aja atas kode pulsa yang tidak kunjung diberikan dgn menyisakan rasa gak enak ke pikiran gue.

Akhirnya pada siang dihari berikutnya, gue mendadak dapet telpon dari laki gue, dia lapor bahwa ternyata pihak operator akhirnya nelpon juga memberikan kode voucher itu secara jelas, seksama n dapet dipertanggung jawabkan, karena ternyata setelah dicoba memang benar bahwa kode yang diberikan memang kode pulsa senilai Rp.100.000, haaah leganya, karena kembali lagi Allah SWT mengabulkan do'a gue di kala subuh di hari itu, dengan permohonan agar si CS operator no.cdma itu cepet nelpon n ngasih no.kodenya, hihihi...hebat ya gue.....

Maka sejak saat itu, gue selalu ngegosok panel penutup kode pulsa dari arah tengah panel, yah daripada ilang lagi no.kodenya.. mendingan gue cari aman..








Wednesday, April 18, 2007

Pergeseran gelar "cut"

Waktu gw SD, gue banyak diceritain tentang perjuangan pahlawan - pahlawan kemerdekaan cewek dari Aceh. Mereka ini begitu terhormat dan dijunjung tinggi atas jasa mereka untuk mengusir penjajah dari tanah bumi rencong.

Diantara nama - nama pahlawan yang gue inget sewaktu dapet pelajaran sejarah n PSPB dulu ada yang namanya Cut nyak Dien, Cut Kambang dan ada juga Cut Meutia. Dari sini gue jadi tau bahwa gelar cut adalah gelar wanita dari Aceh yang dianggap sebagai gelar yang terhormat.

TJOET NYAK DIEN


TJOET NYAK MEUTIA


Tapi dengan seiring jaman berlari, lama - lama gue liat kok gelar cut tidak bisa menjamin bahwa si empunya nama adalah wanita terhormat yang bisa menjaga namanya. Coba aja liat mahluk - mahluk bergelar cut yang terkenal di dunia selebriti In
donesia, gue pikir semuanya bermasalah. Seperti nama - nama berikut;




- C
ut Keke ; Lama hidup serumah tanpa nikah dengan Ahmad Albar, lalu selepas bercerai dari Gathan, sekarang jadi cewe perebut suami orang alias pura2 jadi istri kedua, padahal ntah kapan nikahnya.




- Cut M
emey ; Walaupun yang satu ini cut-nya palsu karena ternyata dia sama sekali bukan orang Aceh, tapi tetep aja dia bermasalah karena (juga) jadi perebut suami orang yang (juga) gak jelas kapan nikahnya,walopun akhirnya katanya pisah juga.


- Cut Tary ; Kalo cewe yang satu ini, walaupun nikahnya jelas kapan dan dengan siapa, tapi coba liat penampilannya, kalo gak pamer dada sampe belahannya nampak banget dan paha sampe setengahnya, mungkin dia ngerasa bakal biang keringat dan gatal2. Lalu liat waktu di liburan berdua aja ama temen se-presenternya yang cowok, dimana waktu bungee jumping dia gak sungkan peluk2an ama temen cowoknya itu (suaminya terlampau membebaskan atau gak mampu melarang kali ya..).

Jadi gue pikir - pikir kasian amat orang - orang Aceh, dimana sekarang saat prop. NAD memberlakukan aturan agama Islam yang mewajibkan wanita menutup auratnya, tapi orang - orang Aceh bergelar cut seperti yang gue tulis diatas malah menentang arus aturan daerah asal mereka sendiri. Jadi, untuk jaman sekarang, apa bagus dan terhormatnya gelar cut dipakai kalo pemakainya sendiri bersikap dan berpenampilan kayak "begitu".




Sunday, April 01, 2007

Mbak Sri

Sejak anak gue sekolah, sebelumnya dari awal semester gue selalu nungguin anak gue dari sejak masuk barisan sampe dengan bubaran sekolah, maklum anak gue kan baru aja berkegiatan di luar rumah, jadinya gue belum berani meninggalkan sekolah anak gue sekedar untuk mengerjakan tugas - tugas rumah dahulu untuk kemudian menjemput anak gue.

Ibu -ibu yang setia menunggu di sekolah sampai dengan bulan yang sedang berjalan cenderung orang- orang yang sama, mungkin karena memang sudah pada terbiasa menunggui anaknya masing - masing, sedangkan kalo gue sendiri sekarang sudah berani pulang dahulu untuk ngeberesin urusan rumah tangga dahulu, supaya setelah anak gue pulang siangnya, gue tinggal ngurusin anak gue aja.

Kadang2 untuk sekedar iseng, gue membuatkan ibu - ibu yang jadi "penunggu sekolah" makanan kecil untuk dikemil seperti donat, bolu, pancake, atau tori katsu yah yang gampang2 lah.. ya lumayan kan , sambil rumpi kita ngemil.



Suatu hari, karena gue punya beberapa butir buah alpukat, gue dapet ide untuk ngebawain ibu2 itu ju alpukat, asik kan setelah bt berpanas- panas, kita seger2an minum jus?! Maka setelah beres urusan rumah tangga, maka gue pun memblender beberapa butir alpukat itu. Gue campur dengan es batu agar lebih dingin, gue taruh dalam wadah n gue bawa ke sekolah anak gue. Sesampai di sekolah, ada 2 orang ibu2 yang biasa nungguin anaknya sedang nggak ada di tempat karena ada urusan di rumah salah satunya, yaitu si mbak Sri n mbak Lia, maka tanpa maksud menyakiti hati ibu2 yang sedang gak ada itu, gue tetep ngebagiin aja jus yang gue bawain itu ke ibu2 yang ada, dan habislah jus itu.

Beberapa saat kemudian, 2 orang ibu yang tadi pergi dulu itu kembali dan mendapatkan termos es gue dah kosong, alhasil mereka ngomel - ngomelin gue n menuduh gue gak setia kawan karena gak menyisakan jus itu untuk mereka. Tapi gue cuek aja, dan berkilah bahwa itu resiko mereka yang lagi gak ada ditempat waktu gue lagi bagi2 tu minuman. Setelah hari itu, mendadak gue ngerasa bahwa 2 orang itu jadi sentimen ama gue, sampe gue pikir, wah mereka dendam kali gara2 gak kebagian jus. Tapi lagi - lagi gue masa bodoh, karena gue pikir gue gak merasa salah.

Di minggu berikutnya, gue ada ide untuk membagi- bagikan kaos anak2 sisa oleh2 laki gue dari Singapore n Malaysia, yah daripada menuh - menuhin lemari soalnya. Maka gue bawa deh setumpuk kaos itu ke sekolah anak gue dan tiap yang berminat tu kaos gue kasih deh satu, termasuk 2 orang yang gak kebagian jus alpukat di minggu sebelumnya itu. Eh, ternyata oleh2 gue kali ini juga bisa menjadi penghubung kembali silaturahmi, karena sesudah itu, 2 orang yang kayaknya agak sentimen ama gue gara2 keabisan jus, jadi mulai beramah - ramah lagi. Hehehe..mungkin rupanya bagi mereka pertemanan itu diukur dari berapa yang kita mau kasih ke mereka kali ya?!


Saturday, February 24, 2007

annie's song - John Denver

what a romantic song! I finally found the clip!


You fill up my senses, like a night in a forest
Like a mountain in the spring time, like a walk in the rain
Like a storm in the dessert, like a sleepy blue ocean
You fill up my senses
come fill me again

Oh' let me love you, let me give my life to you
let me drown in your laughter, let me die in your arms
let me lay down beside you,let me always be with you
Come let me love you, come love me again

Saturday, January 13, 2007

celebs I dislike

Ini nih para seleb yang gue sebel....





Agnes Monica;
Narcis,
Eksibionis,
Sombong













Inul;

Cabul,
keras kepala,
Menentang ayahnya supaya tampil lebih santun
















Sophia L
atjuba;
Perebut laki orang, tanpa merasa bersalah

















Della Puspita;

Tukang bohong,
Tidak mau mengakui ayah kandungnya,
Pendendam

Saturday, December 09, 2006

poligami

Di hari - hari terakhir ini salah satu berita terseru yang sedang dibahas adalah tentang Poligami, dimana hal ini mendadak rame gara - gara seorang ustad tenar yang selama ini jadi panutan umat bernama Aa' Gym nikah lagi sama janda cantik, kaya n berpendidikan. Hingga ada kesan yang gue dapet, setelah istri tuanya itu tampak membosankan setelah melahirkan 7 anaknya, dia cari lagi yang lebih segar, walau dah berstatus janda. Sebenarnya kalo mau dipikirin banget hal ini mah bukan hal yang ngagetin, karena dah banyak juga yang kayak gitu, cuma ya karena itu, karena katanya hal ini terjadi tidak seperti yang dicontohkan Rasul, dimana istri2 beliau kebanyakan adalah janda2 miskin dari para sahabat nabi yang meninggal karena berperang membela agama, dan dimana mereka dinikahi rasul demi untuk menyantuni orang susah, maka banyak banget yang sengit ( terutama cewe - cewe tengtunya) sama si Aa tea, kayak gue juga..

Gue sih, sebagai orang awam yang mempunyai kadar kepasrahan dan keimanan jauuuh dibawah Teh Ninih, sebel juga ama si Aa', karena tanpa alasan yang kayaknya bisa diterima orang banyak, dia (menurut pendapat gue yang kurang iman ini) pengen cari penyegaran dengan istri baru, bahkan dari yang gue baca di satu tabloid, calon yang diajukan ke istri pertamanya sebenarnya gak cuma atu, ada yang gadis juga, n semuanya kira2 ada 5. Wadoh..

Gue malah sakit ati waktu liat Teh Ninih di tipi bilang bahwa dia pasrah, merelakan suaminya dibagi ke orang lain, dan gue tambah panas, waktu si Puspo wardoyo yang suka bakar Wong Solo itu, ngomong dengan jumawanya, bahwa bahkan dia senang si Aa' mencontohkan poligami ke umat Islam dan si puspo ini juga bilang bahwa dia juga akan menyarankan anak2nya supaya melakukan Poligami juga kayak bapaknya dengan alasan bahwa kasian para wanita di dunia ini sebenarnya dah kekurangan pria.

Gue jadi tambah sebel sama mereka - mereka yang dengan bangga beristri banyak, karena gue jadi berpikiran bahwa mereka itu pasti tambah merasa mendapat legitimasi mengkoleksi istri, dengan alasan beragam, alasan yang paling gue sebel ad
alah; daripada zina, huh, bukankah gak ada tingkatan daripada - daripadaan tentang dosa di sunnah rasul. Hingga kesan yang didapat dari alesan itu adalah, yaaah daripada zina, nyakitin perasaan istri tua gue aja aah...

Tapi dipikir - pikir lagi, yang mestinya yang disorot juga adalah istri - istri muda itu, yaitu kok mereka mau jadi madu, kok mereka tega menyakiti hati sesama wanita, kok mau ama pria beristri,dll

Maka, kayaknya dengan pemikiran gue yang seperti itu, kayaknya gue memang
miskin iman, karena belum bisa menerima dengan lapang dada bahwa dalam Islam poligami tidak dilarang asal suami bisa berlaku adil dalam segalanya. Karena juga gue juga menyakini bahwa yang bisa berlaku adil didunia ini hanyalah ALLAH SWT dan rasulNYA.

Jadi, kalo misalnya suami gue mau cari cewe baru, gue mah mendingan sekal
ian jadi single fighter lagi aja, daripada jadi menghalang - halangi suami untuk berbuat bebas dengan istri baru, selain daripada jadi bagai memendam TNT dalam tubuh karena mendapati gue digilir suami sendiri, karena bukankah semua juga bakal berpulang kembali pada hikmah yang didapat sesudahnya pada masing2 individu, baik sebagai suami yang menduakan cinta, madu yang merebut cinta suami orang, ataupun istri yang belum cukup kokoh iman Islam untuk menerima kenyataan pait binti getir bahwa suaminya telah mendua jiwa dan raga. Tapi bagaimanapun atas semuanya, aduuh jangan ampeee deh!!

Related Articles by Labels



Widget by Hoctro

Gak ada yang cocok ? Cari di google dong !

Google