GuidePedia

0
http://warungsatekamu.org/wp-content/uploads/2011/image-sr/ODB_090711.jpgBeberapa hari setelah acara nikahan abang gue, mendadak gue dapet sms dari om gue yang tinggal di bekasi. Dalam pesan itu om gue mengundang semua keluarga kami untuk dateng dalam acara reuni keluarga yang bakal diadakan di sentul, tanggal 4 dan 5 Februari. Wah, membacanya gue langsung senang, karena berarti gue bakal ketemu lagi ama saudara- saudara jauh yang dah lama gak ketemu.

Setiap beberapa hari, om gue mengup- date berita - berita lewat sms untuk kelacaran acara tersebut, seperti minta nama- nama ipar kami, lokasi reuni, sampai jam acara.

Awalnya aku berharap suamiku bisa mendapatkan kendaraan lagi untuk ke acara tersebut seperti waktu kami ke bandung, sayang untuk kali ini suamiku terlambat mencari pinjaman kendaraan, sehingga akhirnya kami memutuskan untuk memakai taxi aja kelak bila hari H tiba.


Satu hari menjelang hari H, sore-sore, abang gue yang sulung menelpon, utuk menanyakan apakah rencanaku sudah fix dalam keberangkatan ke sentul itu, terutama dalam hal kendaraan, dan dia juga menawarkan kami untuk bisa berangkat bersama bila kami belum yakin menggunakan kendaraan apa. Aku sempat bimbang dalam menjawab pertanyaan abang gue itu, karena dalam satu hal gue gak ingin tergantung dengan abang gue itu, sedangkan dalam sisi lain gue juga ada sedikit kekhawatiran bahwa bakal ada kendala dalam perjalanan memakai taxi, nyasar, atau ongkos yang tinggi misalnya. Tapi setelah melalui berbagai pertimbangan, kami memutuskan untuk berangkat sendiri saja, agar tidak usah ada yang menunggu atau ditunggu, jadi gak usah ada yang kalang kabut.


Pada tanggal 4 siang kami akhirnya berangkat menuju sentul, perjalanan kira - kira memakan waktu 2 jam-an, karena kami sedikit terperangkat lalu lintas yang padat, dan alhamduliilah kami sampai di lokasi dengan lancar dan selamat. Disana, kami bener2 terheran -heran dengan rumah yang kami datangi, mewwwaah banget, beberapa keran dilapisi emas, ada jacuzzi, air panas, kolam renang, dan luas tanah yang berhektar -hektar. Oh, ternyata rumah tersebut adalah milik seorang bekas petinggi Bank Bali, yang orang tuanya adalah sahabat tanteku, makanya kami bisa meminjam rumah tersebut yang ternyata juga sering disewa untuk shooting sinetron.

Acara yang dimulai usai ba'da isya, berlangsung seru dan meriah, penuh canda tawa, para anggota keluarga pun saling bercerita, melepas kangen, atau ada juga yang baru saling berkenalan. Sampai keesokan harinya, kami menghabiskan waktu sampai dengan tengah hari dengan mengobrol, berenang, bermain bilyard, atau sekedar menikmati suasana sambil merokok.

Sekitar jam 11 siang, kami pun akhirnya berpamitan pada seluruh keluarga yang masih tersisa, sambil berjanji untuk tetap menjaga hubungan kontak dengan telepon, sms, atau bahkan dengan sekali - sekali bertandang ke rumah salah satu saudara kami sambil berharap kelak akan ada lagi pertemuan keluarga berikutnya yang lebih menyenangkan dengan kekompakan keluarga kami.amin.

Post a Comment Blogger

Trimakasih ya udah komentar..jangan nyepam !

[Kesenengan][hot][recent][3]

 
Top